Al-Qur'an dan Mental Health Digital: Tafsir Kontemporer untuk Kesehatan Jiwa Generasi Z

Al-Qur'an dan Mental Health Digital: Tafsir Kontemporer untuk Kesehatan Jiwa Generasi Z

Size
Price:

Read more »

 

Al-Qur'an dan Mental Health Digital: Tafsir Kontemporer untuk Kesehatan Jiwa Generasi Z merupakan buku yang mengajak pembaca memahami hubungan antara kehidupan digital, kesehatan jiwa, dan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern. Perkembangan teknologi telah membawa kemudahan dalam berkomunikasi, belajar, bekerja, dan membangun relasi, tetapi juga menghadirkan berbagai persoalan seperti kecemasan, overthinking, kesepian, tekanan sosial, perbandingan diri, dan ketakutan tertinggal dalam perkembangan dunia digital. Buku ini menghadirkan perspektif Qur’ani sebagai pijakan untuk menghadapi berbagai dinamika tersebut secara lebih bijaksana.

Pembahasan diawali dengan mengenali karakteristik Generasi Z serta berbagai tekanan yang muncul dalam kehidupan digital. Pembaca diajak memahami fenomena anxiety, depresi, loneliness, FOMO (Fear of Missing Out), serta paradoks kehidupan digital yang memungkinkan seseorang terhubung dengan banyak orang tetapi tetap mengalami kesepian dan keterasingan. Al-Qur’an kemudian ditempatkan sebagai sumber nilai, identitas, ketenangan batin, dan pedoman dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Selanjutnya, buku membahas konsep jiwa manusia dalam perspektif Al-Qur’an melalui pemahaman mengenai nafs, qalb, ruh, dan ‘aql. Konsep qalbun salim diperkenalkan sebagai gambaran kondisi hati yang sehat, tenang, dan memiliki kedekatan dengan Allah Swt. Pembahasan juga menguraikan berbagai penyakit hati serta keterkaitannya dengan pembentukan kehidupan spiritual dan sosial manusia.

Bagian berikutnya secara khusus membahas berbagai persoalan kesehatan jiwa yang dekat dengan kehidupan Generasi Z. Kecemasan dan overthinking dikaitkan dengan Q.S. Al-Baqarah: 286 dan Q.S. Ar-Ra'd: 28; depresi dan perasaan kehilangan arah dibahas melalui Q.S. Ash-Sharh dan kisah Nabi Yusuf; kesepian serta pencarian identitas dikaitkan dengan Q.S. Al-Hujurat: 13 dan Q.S. Ar-Rum: 21; persoalan body image dan perbandingan sosial dibahas melalui Q.S. At-Tin: 4 dan Q.S. Al-Mu’minun: 12–14; sedangkan FOMO dan konsumsi konten berlebihan dikaitkan dengan Q.S. Al-Hadid: 20 dan Q.S. At-Takatsur.

Tidak berhenti pada pembahasan konseptual, buku ini juga menghadirkan berbagai langkah praktis untuk membangun kehidupan digital yang lebih seimbang. Konsep tawazun digunakan sebagai dasar dalam mengatur waktu, menetapkan batasan penggunaan teknologi, serta menyeimbangkan kehidupan dunia, ibadah, dan kebutuhan diri. Pembahasan juga dilengkapi dengan doa, dzikir, muhasabah, pengelolaan informasi, serta pembentukan kebiasaan digital yang lebih sehat.

Selain itu, pembaca diajak membangun lingkungan pertemanan digital yang sehat dan bermakna. Nilai ta'aruf, mawaddah, dan rahmah digunakan sebagai dasar untuk membangun relasi yang autentik, saling mendukung, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. Buku ini juga membahas peran individu dalam menciptakan ruang digital yang memberikan manfaat, termasuk melalui konten yang edukatif, reflektif, dan mendorong kebaikan.

Pada bagian akhir, buku menekankan bahwa menjadi Generasi Z yang religius di era digital bukan berarti menjauhi teknologi. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk belajar, berkarya, berkomunikasi, dan menyebarkan kebaikan selama digunakan dengan kesadaran dan tanggung jawab. Kesehatan jiwa dalam perspektif buku ini tidak hanya berkaitan dengan terbebas dari tekanan, tetapi juga dengan kemampuan menemukan makna hidup, mengenali diri, menjaga hubungan dengan sesama, dan membangun kedekatan dengan Allah Swt.

Dengan bahasa yang menghubungkan nilai-nilai Al-Qur’an dengan realitas kehidupan digital, buku ini dapat menjadi bacaan bagi generasi muda, pendidik, mahasiswa, orang tua, maupun masyarakat umum yang ingin memahami cara membangun kehidupan digital yang lebih seimbang, sehat, dan tetap berorientasi pada nilai-nilai spiritual.


IDENTITAS BUKU

Judul Buku
Al-Qur'an dan Mental Health Digital: Tafsir Kontemporer untuk Kesehatan Jiwa Generasi Z

Penulis
Fathiah, M.Eng.

Editor
Eliana

Desain Sampul
Tim Penerbit

Penerbit
Traz Media Publishing

Keanggotaan Penerbit
Anggota IKAPI

Edisi/Cetakan
Cetakan ke-1, Agustus 2026

Ukuran Buku
15,5 × 23 cm

Jumlah Halaman
xiv + 55 halaman

ISBN
Dalam proses

Bahasa
Bahasa Indonesia

Kategori Buku
Buku Umum

Subkategori/Topik
Keislaman, Al-Qur’an, Tafsir Kontemporer, Kesehatan Jiwa, Generasi Z, Kehidupan Digital, Literasi Digital, Pengembangan Diri, dan Pendidikan Karakter.

0 Reviews

Contact form

Nama

Email *

Pesan *